Tuesday, 22 January 2013

Makalah EVALUASI

BAB 1
PENDAHULUAN

            Administrasi Kebijakan Kesehatan adalah cabang dari ilmu Administrasi yang khususnya mempelajari bidang kesehatan suatu masyarakat. Ilmu Kesehatan Masyarakat adalah cabang ilmu kesehatan yang mempelajari kondisi-kondisi dan kejadian-kejadian sehat dan sakit pada masyarakat.
            Pengertian administrasi dapat didekati dari dua pengertian, yaitu sebagai unsur statis administrasi (organisasi) dan sebagai unsur dinamis administrasi (manajemen).
Organisasi merupakan suatu wadah/institusi/kelompok/ikatan formal di mana terdapat orang-orang yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya.
Manajemen merupakan suatu proses/kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh anggota-anggota organisasi untuk menggerakkan unsur-unsur manajemen dalam mencapai tujuan tadi. Macam-macam kegiatan/aktivitas kerja sama tersebut dapat disebut sebagai fungsi manajemen. Manajemen dipimpin oleh seorang manajer yang dalam kepemimpinannya ia mengenakan atribut kepemimpinan tertentu (leadership).







RUMUSAN MASALAH

            Dalam penyusunan makalah ini adapun rumusan masalah yang kami angkat adalah  :
1.      Apa pengertian evaluasi sebagai fungsi manajemen ?
2.      Apa tujuan evaluasi ?
3.      Bagaimana proses evaluasi dapat berjalan dengan baik ?
4.      Mengapa perlu dilakukan evaluasi ?















TUJUAN DAN MANFAAT

            Berangkat dari rumusan masalah tersebut, maka tujuan dan manfaat dari penyusunan makalah ini adalah untuk   :
1.      Agar mahasiswa mengetahui pengertian evaluasi sebagai fungsi manajemen
2.      Agar mahasiswa mengetahui tujuan dan proses evaluasi
3.      Untuk memenuhi salah satu persayaratan dalam mengikuti mata kuliah Administrasi Kebijakan Kesehatan














BAB 2
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN EVALUASI
Fungsi manajemen adalah masing-masing bentuk kegiatan manajemen dengan spesifikasi tertentu dan dilaksanakan pada periode-periode tertentu. Salah satu fungsi manajemen adalah evaluation atau penilaian.

Evaluasi sama pentingnya dengan fungsi-fungsi manajemen lainnya yaitu perencanaan, pengorganisasian, pemantauan, dan pengendalian. Terkadang fungsi pemantauan dan fungsi evaluasi sulit untuk dipisahkan. Fungsi manajemen puncak misalnya meliputi semua fungsi dari perencanaan sampai pengendalian. Oleh karena itu, evaluasi sering dilakukan oleh pimpinan organisasi dalam suatu rapat kerja, rapat pimpinan, atau temu muka baik secara reguler maupun dalam menghadapi kejadian-kejadian khusus lainnya.

Sebagai bagian dari fungsi manajemen, fungsi evaluasi tidaklah berdiri sendiri. Fungsi-fungsi seperti fungsi pemantauan dan pelaporan sangat erat hubungannya dengan fungsi evaluasi. Di samping untuk melengkapi berbagai fungsi di dalam fungsi-fungsi manajemen, evaluasi sangat bermanfaat agar organisasi tidak mengulangi kesalahan yang sama setiap kali.

Evaluasi adalah proses pengumpulan dan analisis data secara sistematis yang diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan, GAO (1992:4). Evaluasi akan menghasilkan umpan balik dalam kerangka efektifitas pelaksanaan kegiatan organisasi. Menurut Departement of Health & Human Service, evaluasi adalah proses untuk mengumpulkan informasi. Sebagaimana dengan proses pada umumnya, evaluasi harus dapat mendefinisikan komponen-komponen fase dan teknik yang akan dilakukan.

Menurut W. Dunn, istilah evaluasi mempunyai arti yang berhubungan, masing-masing menunjukkan pada aplikasi beberapa skala nilai terhadap hasil kebijakan dan program. Secara umum istilah evaluasi dapat disamakan dengan penaksiran, pemberian angka, dan penilaian kata-kata yang menyatakan usaha untuk menganalisis hasil kebijakan dalam arti yang lebih spesifik. Evaluasi berkenaan dengan produksi informasi mengenai nilai atau manfaat hasil kebijakan.

Pengertian lain dikemukakan oleh  Peter H. Rossi (1993:5) menyebutkan bahwa evaluasi merupakan aplikasi penilaian yang sistematis terhadap konsep, desain, implementasi, dan manfaat aktivitas dan program dari suatu organisasi. Dengan kata lain, evaluasi dilakukan untuk menilai dan meningkatkan cara-cara dan kemampuan berinteraksi organisasi yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerjanya.

Evaluasi adalah proses penilaian yang sistematis, pemberian nilai, atribut, apresiasi dan pengenalan permasalahan serta pemberian solusi atas permasalahan yang ditemukan. Dalam berbagai hal, evaluasi dilakukan melalui monitoring terhadap sistem yang ada. Namun demikian, evaluasi kadang-kadang tidak dapat dilakukan dengan hanya menggunakan informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi pada organisasi saja.

















B.     TUJUAN EVALUASI
Tujuan dilaksanakannya evaluasi diantaranya adalah sebagai berikut  :
1.      Untuk memberikan penilaian terhadap pelaksanaan aktivitas dan program organisasi
2.      Untuk memperbaiki kebijaksanaan pelaksanaan program dan perencanaan program yang akan datang
3.      Untuk mengembangkan program-program dan teknik baru bagi peningkatan kinerja
4.      Untuk mengadakan perencanaan kembali yang lebih baik dari suatu program
5.      Untuk meningkatkan efektivitas manajemen pelaksanaan kegiatan
Secara umum, jika dihadapkan pada suatu pertanyaan mengapa perlu dilakukan evaluasi ? maka terdapat beberapa jawaban seperti berikut  :
1.      Karena evaluasi merupakan fungsi manajemen
2.      Karena evaluasi merupakan mekanisme umpan balik bagi perbaikan
3.      Karena evaluasi akan dapat menghindarkan organisasi dari mengulangi kesalahan yang sama
4.      Karena evaluasi akan dapat menemukan dan mengenali berbagai masalah yang ada di dalam organisasi dan mencoba mencari solusinya












C.    KLASIFIKASI EVALUASI
Klasifikasi evaluasi dapat dilakukan berdasarkan pada   :
1.      Apa yang dievaluasi
2.      Tujuan evaluasi
3.      Fokus evaluasi
4.      Pendekatan evaluasi
5.      Orientasinya
Berdasarkan apa yang dievaluasi, evaluasi dapat dibagi ke dalam beberapa kelompok  :
§  Evaluasi kegiatan
§  Evaluasi program
§  Evaluasi kebijakan
§  Evaluasi pengelolaan kebijakan
§  Evaluasi pengelolaan sumber daya manusia
§  Evaluasi terhadap sistem dan governance
§  Evaluasi terhadap struktur, mekanisme, dan prosedur
§  Evaluasi efisiensi, efektifitas, kehematan, dan kelayakan
Penggolongan evaluasi berdasarkan tujuan evaluasi dapat meliputi  :
§  Evaluasi untuk tujuan tertentu, misalnya : untuk mempelajari fakta dan kemungkinan perbaikannya, untuk meningkatkan akuntabilitas, dan untuk meningkatkan kinerja
§  Goal free evaluation atau evaluasi untuk mencari peluang perbaikan yang tidak ditetapkan terlebih dahulu
Berdasarkan fokus evaluasinya, evaluasi dapat dibagi ke dalam lima kelompok  :
§  Input Evaluation
Evaluasi input yaitu evaluasi untuk menilai suatu program yang belum atau akan dilaksanakan
§  Process Evaluation
Evaluasi proses yaitu evaluasi untuk menilai proses atau kegiatan
§  Output Evaluation
Evaluasi output yaitu evaluasi untuk menilai hasil kegiatan program
§  Impact Evaluation
Evaluasi dampak yaitu evaluasi untuk menilai dampak dari hasil pelaksanaan program
Berdasarkan pendekatannya, evaluasi dapat dibagi ke dalam  ;
§  Evaluasi semu
Evaluasi semu adalah evaluasi yang menggunakan pendekatan atau metode deskriptif untuk menghasilkan informasi yang valid dan dapat dipercaya tanpa berusaha untuk menanyakan tentang manfaat atau nilai dari hasil-hasil tersebut terhadap individu, kelompok, atau masyarakat secara keseluruhan.
§  Evaluasi formal
Evaluasi formal adalah evaluasi yang menggunakan pendekatan deskriptif untuk menghasilkan informasi yang valid dan cepat dipercaya mengenai hasil-hasil  kebijakan tetapi mengevaluasi hasil tersebut atas daasar tujuan program kebijakan yang telah diumumkan secara formal oleh pembuat kebijakan.
§  Evaluasi keputusan teoritis
Evalusi keputusan teoritis adalah evaluasi yang menggunakan pendekatan deskriptif untuk menghasilkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan valid mengenai hasil-hasil kebijakan yang secara eksplisit dinilai oleh berbagai macam pelaku kebijakan 
Berdasarkan orientasinya, evaluasi dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori sebagai berikut  :
§  Evaluasi yang proaktif (proactive evaluation)
Evaluasi proaktif ini dapat dilakukan sebelum suatu kebijakan/program ditetapkan
§  Evaluasi yang klarifikatif (clarificative evaluation)
Evaluasi klarifikatif ini berfokus pada klarifikasi struktur internal dan fungsi dari suatu program dan kebijakan

§  Evaluasi interaktif (interactive evaluation)
Evaluasi intreaktif ini dapat digunakan untuk memperoleh informasi atas implementasi program
§  Evaluasi monitoring (monitoring evaluation)
Evaluasi monitoring ini sangat tepat digunakan ketika program sudah dalam pelaksanaan. Evaluasi ini sudah melibatkan pengembangan sistem untuk pemantauan kemajuan program
§  Evaluasi dampak (impact evaluation)
Evaluasi ini digunakan untuk menilai hasil dan dampak program yang sudah mapan. Evaluasi ini dapat digunakan untuk membuat keputusan tentang penghargaan atau kemanfaatan program. Evaluasi ini disebut juga evaluasi sumatif.



           
           








BAB 3
KESIMPULAN DAN SARAN

A.    KESIMPULAN
Sebagai kesimpulan tujuan evaluasi sangat tergantung dari kebijakan pimpinan organisasi yang diberi wewenang untuk melakukan evaluasi dengan mempertimbangkan berbagai kendala yang ada. Evaluasi yang dilakukan oleh pihak luar secara eksplisit menyatakan tujuan evaluasi tersebut secara jelas, sehingga dapat didesain suatu evaluasi yang secara paragmatis dapat mencapai tujuan-tujuan itu.

B.     SARAN
Bagi mahasiswa yang sedang atau akan melaksanakan kegiatan evaluasi manajemen harus lebih memahami cara-cara atau prosedur dalam melaksanakan proses evaluasi. Selain itu, sebelum melaksanakan kegiatan evaluasi harus diketahui dahulu tujuan dan proses evaluasi itu sendiri.










DAFTAR PUSTAKA

Prayitno S.; Dasar-dasar Administrasi Kesehatan Masyarakat; Airlangga University Press,
Surabaya, 2005.
Manulang; Dasar-dasar Manajemen; Ghalia Indonesia, cetakan ke 15, Jakarta, 1992.
Amsyari F.; Prinsip-prinsip dan Dasar Statistik dalam Perencanaan Kesehatan; Lembaga
Penerbitan Universitas Airlangga, Surabaya, 1975.
Basu Swastha; Azas AzasManajemen Modern; Penerbit Liberty, Yogyakarta,, 1984.
www.google.com//mengenal sistem manajemen perusahaan Chapter. 14 . Evaluasi Manajemen
(1) « Smk Negeri 3 Kimia Madiun.htm

No comments:

Post a Comment